Tampilkan postingan dengan label ALAM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ALAM. Tampilkan semua postingan

Terumbu Karang Rusak, Dunia Kiamat?


West Palm Beach – Terumbu karang di seluruh dunia sedang sekarat. Ilmuwan dan pemerintah bertanya-tanya, apa yang akan terjadi jika mereka menghilang. Jawabannya sungguh mengerikan! Terumbu karang adalah bagian darirantai makanan laut. Hampir setengah dari spesies ikan yang dikonsumsi dunia, berlindung di balik naungan bebatuan itu. Ratusan juta manusia di seluruh dunia, bergantung pada keberadaan terumbu karang untuk makanan dan kelangsungan hidup. Jika karang ini musnah, kelaparan, kemiskinan dan ketidakstabilan politik bisa terjadi.
“Seluruh dunia terancam, tanpa kehadiran terumbu karang,” kata Carl Gustaf Lundin dari International Union for the Conservation of Nature, Jumat (26/3). Beberapa riset melaporkan, terumbu karang di seluruh dunia terancam punah.
Penyebab utamanya adalah pemanasan global, polusi, serta pembangunan di daerah pesisir. Selain itu juga perahu nelayan yang tidak mengambang, namun terseret di barisan karang ini. Juga perhiasan dan suvenir dari koral yang diperdagangkan secara internasional.
Berdasarkan laporan National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), setidaknya 19% terumbu karang dunia telah musnah. Termasuk 50% terletak di Karibia. Sedangkan 15% lainnya akan mati dalam waktu 20 tahun.
Dosen Old Dominion University yang juga mengepalai sensus dunia untuk spesies laut, Kent Carpenter berpendapat, koral akan musnah dalam waktu 100 tahun jika global warming tak segera diatasi. Ekosistem laut akan menjadi yang pertama merasakan dampaknya. “Seluruh kehidupan di laut akan musnah,” ujarnya.
Kepala NOAA Jane Lubchenco, tak bisa membayangkan dunia tanpa barisan koral di laut. Ahli biologi kelautan ini berkata, koral merupakan sumber makanan, obat-obatan dan kehidupan jutaan manusia di dunia.
Pembaruan dan penciptaan ulang pun banyak terjadi di sekitar terumbu karang. “Kecantikan eksotis terumbu karang ini merupakan harta dunia yang tak ternilai,” tuturnya.
Terumbu karang yang eksotis dan berwarna-warni bukan hanya sekadar batu tak bernyawa. Koral terbuat dari makhluk hidup yang mengeluarkan exoskeleton dari kalsium karbonat yang keras. Ketika hewan itu mati, struktur keras mereka tak musnah. Ikan laut menjadikannya tempat berlindung yang aman dan nyaman, serta tempat untuk makan.
Jika musnah, maka ikan-ikan itu hanya tinggal sejarah. Lupakan kerang, tiram, dan beberapa makhluk lain yang biasa disantap manusia sebagai bagian menu andalan mereka. Kebutuhan dunia akan ikan komersial pun tak bisa terpenuhi.
Cassandra deYoung dari Organisasi Pangan dan Agrikultur (FAO) mengatakan, ikan akan menjadi barang mewah. “Miliaran orang sudah kelaparan. Ini akan memperburuk kondisi kita semua. Ketahanan pangan seluruh dunia akan kacau karena hal ini,” ulasnya.
Secara ekonomi, dampaknya juga tak kalah besar. Sektor perikanan, menurut data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), saat ini mempekerjakan 38 juta orang di seluruh dunia. Dengan tambahan 162 juta orang yang secara tak langsung terlibat dalam industri ini. Selain pangan, banyak industri pariwisata juga bergantung dari keberadaan koral. Obat-obatan penting pun ada yang terbuat dari terumbu karang.
Lalu bagaimana menyelamatkan ekosistem terumbu karang ini? Para ahli mengatakan, pemangkasan emisi gas rumah kaca bisa menekan suhu laut dan keasaman air laut yang terus meningkat.
Harus ada pembatasan terumbu karang, dalam artian beberapa tak bisa dieksploitasi untuk pemancingan dan diving. Pengendalian pembangunan daerah pesisir dan polusi bisa membalikkan proses kepunahan terumbu karang atau setidaknya mengurangi.
Misalnya Florida, yang dikenal sebagai zona isolasi terbesar di AS. Lebih dari 210 kilometer persegi wilayah pesisirnya tak boleh dilewati kapal pemancing. Kemudian ada wilayah cluster pulau-pulau, Dry Tortugas National Park, sekitar 105 kilometer lepas pantai Key West, juga tak boleh dijamah.

Pembatasan semacam ini, sayangnya, mendapat pertentangan dari nelayan. Beberapa UU lingkungan hidup pun banyak mendapat perlawanan. Bahkan pekan lalu, dalam pertemuan International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora, proposal berskala global yang diajukan AS dan Swedia, ditolak mentah-mentah.


Yo...Ayo Baca Lagi...

Pola Makan Daging dapat Merusak Keseimbangan Planet Kita


Pola makan daging dapat merusak keseimbangan planet kita. Berikut adalah fakta-fakta yang berhubungan dengan kerusakan alam yang ditimbulkan oleh pola makan daging.



Pemborosan Sumber Daya Alam

Di Amerika Serikat, hewan ternak menghabiskan 70 persen dari hasil jagung, gandum, dan padi-padian yang ada. Peternakan sapi di seluruh dunia telah menghabiskan makanan yang cukup untuk dikonsumsi oleh 8,7 miliar orang—lebih dari polulasi seluruh umat manusia di Bumi. Kelaparan dunia tidakseharusnya terjadi apabila kita semua bervegetarian.

Pengrusakan Hutan Secara Masal

Setiap vegetarian menyelamatkan setengah hektar pepohonan setiap tahunnya! Hutan hujan tropis mengalami penggundulan besar-besaran setiap tahunnya untuk menyediakan lahan peternakan. 55 kaki persegi hutan tropis dihancurkan hanya untuk menghasilkan 1 ons burger. 80 persen dari pembabatan hutan di Amazon bertujuan untuk menanam kedelai untuk pakan ternak serta lahan menggembala ternak.

Penyebab Polusi

Polusi yang dihasilkan oleh peternakan di A.S melebihi industri apapun yang ada di sana. Hal tersebut disebabkan karena hewan ternak menciptakan kotoran yang jumlahnya 130 kali lebih banyak dari kotoran yang dihasilkan populasi seluruh umat manusia—yaitu 39,5 ton per detik! Pembuangan dari peternakan dan rumah pemotongan hewan dialirkan langsung ke sungai sehingga mengontaminasi sumber-sumber air.

Pemborosan Air Bersih

Hampir setengah dari jumlah air yang dikonsumsi di A.S. digunakan untuk hewan ternak. Dibutuhkan 5.000 galon air untuk menghasilkan 1 kilogram daging, tetapi hanya dibutuhkan 120 galon air untuk menghasilkan 1 kilogram gandum. Pola makan vegetarian hanya membutuhkan 300 galon air sehari, sementara konsumsi daging membutuhkan lebih dari 4.000 galon air sehari.

Pemborosan Energi

Lebih dari 1/3 (sepertiga) bahan bakar fosil (minyak bumi, batubara) yang dikonsumsi di A.S. dihabiskan di sektor peternakan.


Yo...Ayo Baca Lagi...

Terungkap Misteri 'Sungai' di Dalam Laut Mexico !!!


Adanya sungai di dalam laut, secara logika akal hal ini tidak mungkin terjadi. Namun seorang penyelam, Anatoly Beloshchin, telah menemukan kemustahilan itu dan nyata adanya. Dengan menyelam dan membawa peralatan khusus diambil gambar 'sungai di dalam laut' dari kedalaman 60 meter yang ada di perairan Cenote Angelita, Mexico.

Kabar unik dan menarik ini dilansir crystalkiss.com, yang menyebutkan ahawa di kedalaman lebih dari 30 meter tim penyelam menemukan air tawar di tengah kolom air laut. Kondisi itu berubah dan penyelam kembali menemukan air laut setelah melewati kedalaman 60 meter.

Beberapa meter dari lokasi itu akan ditemukan sebuah gua. Di bagian bawah dekat gua itu tim penyelam menemukan sebuah sungai lengkap dengan pohon dan dedaunan yang mengapung di kolom air itu.

Ternyata lokasi itu bukanlah sungai seperti yang terlihat di daratan. Tetapi, suasana itu memang mirip sungai lengkap dengan lapisan seperti air yang berwarna agak kecoklatan.

Tapi warna kecoklatan itu bukanlah berasal dari air tawar. Disebutkan, bagian kecoklatan yang mirip air sungai itu adalah lapisan bagian bawah gas hidrogen sulfida. Gas yang biasanya dihasilkan dari saluran pembuangan kotoran.

Secara keseluruhan, tim penyelam menemukan itu adalah kondisi yang sangat mengejutkan dan menakjubkan untuk dipandang.

"Di kedalaman 60 meter saya menemukan kembali air laut. Saya melihat sebuah sungai, pulau, lengkap dengan daun yang berguguran. Tapi sungai yang kami lihat adalah lapisan dari gas hidrogen sulfida," kata Anatoly.


Yo...Ayo Baca Lagi...

Misteri samudera raksasa di bawah perut bumi Asia


eneliti menemukan samudera raksasa di bawah perut bumi Asia bagian timur. Mengapa disebut raksasa, volumenya diduga mencapai Samudera Arktika, atau sekitar 14 juta kilometer persegi.

Seperti dilansir livescience.com, penemuan itu ditandai dalam bentuk sebuah bagian besar volume air yang ditemukan di bagian mantel atau lapisan Bumi.

Si penemu adalah Michael Wysession, seismologis dari Washington University, St Louis dan mantan mahasiswanya, Jesse Lawrence, yang kini mengambil studi di University of California, San Diego.

Temuan tiga tahun lalu itu akan dipublikasikan dalam monografi di jurnal American Geophysical Union. Temuan itu berasal dari pengamatan seismograms.

Data diambil dari catatan dalam gelombang yang dihasilkan berulang kali terjadinya gempa bumi. Titik-titik itu dikumpulkan dari instrumen yang tersebar di seluruh planet ini.

Keduanya melihat ada sebuah wilayah di bawah Asia yang dapat meredam gelombang seismik. Akibatnya, gelombang seismik itu menjadi "menipis" dan juga membuat getaran semakin lama semakin turun sedikit demi sedikit.

"Air sedikit memperlambat kecepatan gelombang," Wysession menjelaskan.

Pada prediksi penghitungan sebelumnya berlaku, jika lempengan dingin dari dasar laut itu tenggelam ribuan mil ke lapisan bumi, maka suhu panas akan menyebabkan air yang tersimpan di dalam batu menguap keluar.

"Itulah yang kami tunjukkan di sini," kata Wysession. "Air di dalam batu turun dan tenggelam dari lempengan. Itu cukup dingin, tapi semakin dalam semakin panas hingga akhirnya batu itu menjadi tidak stabil dan kehilangan air."

Meskipun mereka tampak padat, komposisi dari beberapa batuan dasar laut itu mencapai sekitar 15 persen air. "Molekul air sebenarnya terjebak dalam struktur mineral batu," Wysession menjelaskan. "Ini seperti tanah liat. "

Para peneliti memperkirakan bahwa di atas kadar 0,1 persen dari batu yang tenggelam ke dalam mantel bumi itu adalah air.

dikupas dari :vivanews.com


Yo...Ayo Baca Lagi...

Ribuan UFO Kepung Matahari, Penampakkan Peradaban Luar Bumi


Sekitar 18 Januari 2010 lalu, pesawat ruang angkasa tiga-dimensi NASA yang peruntukan untuk memantau matahari mulai merekam kelompok benda terbang UFO raksasa di sekitar matahari. Menurut seorang pengamat mengatakan bahwa UFO tersebut "tampaknya sedang bergerak, karena dalam sejumlah foto video NASA, mereka berada di lokasi yang berbeda, benda-benda terbang ini sangat besar, yang terkecil mungkinsebesar planet bumi.

Jika UFO ini adalah planet atau asteroid yang lebih besar dari komet, maka seharusnya sama seperti dengan kejadian komet yang baru-baru ini terjadi, seharusnya telah ditarik oleh gaya gravitasi matahari yang sangat kuat. " Fisikawan kuantum Nassim Haramein juga menolak dugaan itu adalah komet, dia berkata jika itu adalah sebuah komet, maka komet sebesar itu seharusnya kita dapat melihat jelas ekor komet.
Penjelasan NASA: kegagalan peralatan

Menurut laporan jaringan media asing Examiner, pada awalnya NASA masih mempublikasikan foto atau video ini pada situs web-nya, tetapi kemudian mencabutnya dengan suatu alasan yang belum diketahui! Ilmuwan, proyeksi tiga dimensi NASA Dr Joe Gurman menjelaskan bahwa benda-benda UFO ini adalah karena terjadi gangguan pada peralatan NASA, fenomena yang terbentuk akibat super-terkompresi.

Gurman mengatakan, " logger data dari pusat DSN pada 18 Januari 2010 gagal, persis pad hari itu mulai di sekitar matahari muncul gelombang UFO." Gurman mengatakan karena pusat logger data DSN timbul gangguan, foto UFO yang terlihat itu adalah karena dikompresi menjadi " Beacon pattern" (dekat real-time, kompresi dangat besar, 512 × 512 atau lebih kecil), bukanlah pemutaran telemetri Image normal (mode alat tsb 2048 × 2048 masih dapat dikompresi ). Dia mengatakan bahwa karena adanya perbedaan dalam data kompresi mebuat orang merasakan seperti melihat UFO.

Namun, orang-orang yang menerima surat dari Gurman tidak ada yang menganggap bahwa penjelasan NASA dapat dipercaya.
Peradaban Luar Sedang Mendeteksi dan Memasuki sistem Tata Surya Kita

Fisikawan kuantum Nassim Haramein memperoleh foto dan video asli sebelum NASA menghapusnya, bahkan melakukan sebuah analisis dari sudut pandang fisika kuantum, dia menjelaskan dalam video yang yang berdurasi sekitar 10-menit, UFO yang lebih kecil dan lebih besar dari bumi ini sebenarnya adalah pesawat ruang angkasa raksasa alien atau pesawat ruang angkasa raksasa yang mampu melintasi ruang dan waktu, pesawat ruang angkasa asing ini menggunakan matahari sebagai singularitas lubang hitam atau gerbang bintang, untuk mengunjungi tata surya kita. Mr Haramein menganggap data tiga-dimensi pesawat UFO raksasa yang diperoleh NASA ini membuktikan bahwa peradaban extraterrestrial menggunakan kapal terbang sebesar planet bumi ini melalui pintu bintang matahari masuk ke dalam sistem tata surya kita.

Nassim Haramein mengatakan bahwa di sekitar matahari sering muncul UFO. Dan bukan hanya satu, tetapi adalah sebuah formasi lengkap. Sebenarnya, apakah NASA atau Pemerintah Amerika Serikat sangat menyadari hal ini, bahwa ada teknologi yang menguasai peradaban luar bumi yang luar biasa, dan memungkinkan pesawat ruang angkasa untuk menahan suhu tinggi dekat matahari. Namun, Pemerintah Amerika Serikat takut untuk mengakui kenyataan ini, dan masih tidak dapat memutuskan bahwa apa yang akan mereka lakukan.
NASA Sedang Menyembunyikan Apa?

Mengapa NASA harus mengganti materi foto dan video? Apa sebenarnya yang ingin mereka sembunyikan? Apakah umat manusia takut dirinya tidak bisa menghadapi peradaban makhluk luar angkasa berteknologi tinggi seperti ini?

Fisikawan kuantum Nassim Haramein, mengatakan setelah dia melihat benda-benda terbang ini, dia menulis surat melalui e-mail dikirim ke NASA, menanyakan ke orang-orang di NASA benda apakah ini yang mereka perkirakan. Setalah itu NASA kemudian menghapus video di situs web.

Pada tahun 1984,. mantan Presiden Amerika Serikat Ronald Reagan dalam pidato pelantikan presiden, pernah mengatakan kepada publik perkataan seperti ini: "bapak-bapak dan Ibu-ibu, masa depan semua yang tertulis dalam" alkitab ". Kata-kata Presiden Reagan, membuat media dunia internasional berspekulasi bahwa apa maksud perkataannya itu? Beberapa orang menduga bahwa kata-kata Reagan mungkin berhubungan dengan prediksi tentang nasib akhir umat manusia. Patut dicatat adalah bahwa setelah Reagan terpilih kembali sebagai presiden, pernah tiga kali dalam kesempatan yang tidak-biasa, mengungkapkan beberapa kekhawatirannya.

Pada tahun 1985,. mantan Presiden Amerika Serikat Ronald Reagan, dalam pertemuan dengan mantan pemimpin Uni Soviet Mikhail Gorbachev , mengingatkan kepadanya: "manusia harus was-was terhadap ancaman mendadak yang datang dari makhluk tertentu dari planet lain alam semesta."

16 Februari 1987, dalam sebuah konferensi Komite Pusat Partai Komunis Soviet yang diselenggarakan di Kremlin di Moskow, Gorbachev telah mengkonfirmasi: "Dalam pertemuan di Jenewa, presiden AS pernah mengatakan bahwa jika bumi diinvasi oleh makhluk asing, Amerika Serikat dan Uni Soviet harus bersatu untuk melawan invasi yang mirip seperti itu... ... "

21September 1987, di pertemuan reguler Majelis Umum PBB ke- 43, Presiden Reagan sekali lagi mengingatkan kita: "Ada ancaman yang lebih menakutkan dibandingkan dengan perang beragai bangsa di bumi dengan dunia luar?"

Kata-kata Presiden Reagan seharusnya tidak hanya di mulut saja, di podium PBB, dia tidak mewakili dirinya sendiri, tetapi atas nama Amerika Serikat, yang didukung oleh kata-katanya sendiri, adalah teknologi antariksa yang kuat di seluruh Amerika Serikat. Apa yang membuat Amerika begitu khawatir? Bahkan, mantan Uni Soviet sebagai kekuatan ruang angkasa kedua, juga ada banyak pandangan yang sama, Gorbachev ketika menginformasikan pandanganketia bertemu Presiden Reagan, dia tidak menganggapnya sebagai lelucon, atau menyangkal, tapi dia mengatakan saat ini masih belum diperlukan. Dengan kata lain, Gorbachev tahu adalah sama banyaknya dengan Reagan.
Menyiratkan Luasnya Peradaban Extraterrestrial

Jika data asli NASA (penggantian foto) itu benar, maka 18 Januari 2010 gelombang munculnya ribuan kapal UFO raksasa, itu menunjukkan pengungkapan peradaban luar bumi pada tahun 2010 akan memiliki implikasi luas. Setidaknya ada beberapa hal seperti berikut ini:

* kita tidak bisa mengharapkan NASA untuk mengekspos peradaban extraterrestrial, dan kegagalan peralatan yang dikatakan Gurman tidak masuk akal, sulit diyakini. Dan juga tidak jelas alasannya NASA menghapus foto-foto UFO ini di situsnya, ini jelas menyembunyikan sesuatu.

* fisikawan kuantum Nassim Haramein memberikan penjelasan yang masuk akal: peradaban extraterrestrial sedang mendeteksi dan memasuki tata surya. Ia menganggap, NASA memperoleh data tiga-dimensi UFO raksasa tersebut membuktikan bahwa peradaban luar bumi menggunakan kapal ruang angkasa yang begitu besar melalui pintu bintang matahari atau lubang hitam singularitas masuk ke sistem tata surya kita.

* Pada 18 Januari tahun 2010, munculnya sekelompok besar armada kapal di sekitar matahari, dapat dikatakan peradaban extraterrestrial yang menampakkan diri, dan dalam peradaban mereka memiliki sebuah pesawat ruang angkasa yang besarnya seukuran bumi.

* pesawat ruang angkasa yang melalui pintu bintang matahari atau titik tunggal ke dalam tata surya, memiliki kapasitas untuk memberikan bantuan darurat kepada manusia pada saat yang diperlukan, sehingga kemampuan seperti ini untuk memecahkan aturan alam semesta, "non-intervensi".


Yo...Ayo Baca Lagi...

[UNIK]..Kodok Bermata Biru Ditemukan Di Sumatra


Spesies katak yang belum pernah diketahui sebelumnya, ditemukan di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Sumatra. Spesies yang termasuk dalam genus Leptobrachium ini unik karena memiliki warna iris mata biru muda baik di bagian atas maupun bawah.


Kodok jenis baru ini dijumpai oleh Adiinggar Ul-Hasanah dan Wempi Endarwin dari Tim Wildlife Conservation Society tahun 2004, namun saat itu masihdiidentifikasi sampai tahap genus saja, dan belum diketahui jenisnya. Penelitian lebih lanjut dilakukan tahun 2008 oleh Amir Hamidy, staf Museum Zoloogicum Bogoriense (MZB), Puslit Biologi, LIPI.

Amir yang saat itu mengambil studi master dengan topik taksonomi genus Leptobrachium memeriksa dan mengkaji spesimen kodok yang tersimpan museum-museum di Malaysia, di Jepang, dan tentunya di Indonesia (MZB). "Saya mengukur dan membandingkan secara detail semua karakter morfologi satu demi satu dari semua specimen tersebut, termasuk semua spesimen disimpan di MZB-LIPI," ujarnya.

"Salah satu spesimen yang saya periksa memiliki karakter yang unik, dan berbeda dengan Leptobrachium lainnya dari Sumatra, yaitu tidak memiliki pola warna pada bagian atas tubuh dan sekitar posterior pahanya. Tentu saja warna mata dari specimen tersebut belum diketahui, karena warna mata akan luntur pada specimen yang telah terawetkan," lanjutnya.

Amir baru melihat warna mata kodok itu setelah Adiinggar UlHasanah menunjukkan foto hidup spesimen tersebut. Berdasarkan informasi itu Amir mengadakan survei singkat di jalur Way Sepunti. "Di situ kami menjumpai dua ekor. Kemudian saya mengkaji kodok tersebut lebih jauh termasuk mendeskripsikannya," ujar Amir dalam surat elektronik pada Kompas.com.

Warna iris mata di Genus Leptobrachium merupakan karakter penting untuk membedakan jenis. Setidaknya dua jenis baru yang ditemukan akhir-akhir ini (tahun 2004 dan 2006), dari Kamboja dan Laos juga berdasarkan perbedaan warna iris mata.

Menurut kajian taksonomi yang dilakukan, yakni dengan membandingkan kodok ini dengan jenis lain (dalam genus Leptobrachium) dari Thailand, Malaysia serta beberapa wilayah lain di Indonesia (Sumatra, Belitung, Kalimantan dan Jawa), Amir meyakini kodok ini adalah jenis baru.

"Kodok ini jenis baru yang merupakan spesies dari kelompok kodok seresah yang termasuk dalam genus Leptobrachium. Untuk nama spesies, saya beri nama waysepuntiense, jadi nama lengkapnya Leptobrachium waysepuntiense," kata Amir. Nama spesies ini mengacu pada nama sungai kecil di dekat lokasi ditemukannya yaitu sungai Way Sepunti, desa Kubu Perahu, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan.


Yo...Ayo Baca Lagi...

8 Kasus Penipuan dalam Sains



TAK ada manusia yang sempurna, begitupun dengan ilmuwan, mereka tidak selamanya menjunjung tinggi metode ilmiah dalam mencari kebenaran sains, segelintir oknum yang mengaku ilmuwan bisa saja berbuat curang, bahkan menipu demi kepentingan sesaat.
Berbagai kasus tipuan (hoax) dalam sains kerap muncul dari dulu hingga sekarang, di antaranya yang cukup menyita perhatian publik dipaparkan di bawah ini.1. Manusia Piltdown
Semua ini dimulai pada 1912 ketika Charles Dawson, seorang arkeolog amatir asal Inggris menemukan tulang kepala, gigi dan rahang di sebuah lubang penggalian di Piltdown, Sussex, Inggris. Tengkorak Manusia Piltdown ini tampak seperti setengah manusia dan setengah kera. Dawson mengklaim telah menemukan rantai yang hilang (missing link) antara manusia dan kera, dia menamai temuannya Eoanthropus dawsoni.
Empat puluh tahun kemudian para ilmuwan, lewat pengujian modern, dapat membuktikan bahwa tengkorak temuan Dawson umurnya hanya beberapa ratus tahun, dan tulang rahangnya dari orang utan, sementara giginya dari gajah dan kuda nil.

2. Layangan Listrik Benjamin Franklin
Pada 19 Oktober 1752, Pennsylvania Gazette mempublikasikan gambaran singkat dari eksperimen yang baru saja dilakukan Benjamin Franklin. Menurut berita tersebut, Franklin telah menerbangkan sebuah layang-layang dalam badai petir, menyebabkan listrik merambat melaui benang dan memuati sebuah kunci yang terikat di bawahnya. Eksperimen ini untuk menunjukkan bahwa petir adalah sebuah bentuk dari listrik.
Layang-layang listrik Franklin menjadi eksperimen paling terkenal di abad ke-18, menjadikan Franklin tersohor di Eropa dan Amerika Serikat. Namun, beberapa ahli sejarah berpendapat, kemungkinan eksperimen tersebut tidak pernah terjadi.
Pasalnya, mereka kekurangan informasi yang rinci mengenai eksperimen tersebut. Tidak diketahui secara pasti kapan eksperimen itu dilakukan. Franklin juga tak pernah menulis laporan resmi mengenai hal ini. Satu-satunya saksi mata adalah anak laki-lakinya, namun tak pernah mengungkapkan kejadian penting tersebut. Apalagi eksperimen semacam ini sangatlah berbahaya, bahkan bisa berakibat fatal, Franklin sendiri mengetahui hal itu.

3. Raksasa dari Cardiff
Pada Oktober 1869, mayat membatu setinggi 10 kaki berhasil digali dari sebuah lahan pertanian di Cardiff, New York. Raksasa Cardiff ini kemudian menjadi berita besar, dikatakan sebagai penemuan geologis terbesar saat itu, dan banyak dikunjungi warga Amerika Serikat, mereka rela membayar 25 sen untuk menyaksikan manusia raksasa tersebut.
Namun pada awal tahun 1870, terungkap bahwa penemuan itu hanyalah tipuan. Raksasa Cardiff adalah sebuah patung hasil kreasi George Hull, terbuat dari bongkahan gipsum yang dibentuk menyerupai manusia setinggi 10 kaki dan dikubur di sebuah ladang di Cardiff, kemudian direkayasa agar ”ditemukan” oleh seorang pekerja.

4. Putri Duyung dari Fiji
Di pertengahan Juli 1842, seorang berkebangsaan Inggris, Dr. J. Griffin, anggota British Lyceum of Natural History, tiba di Kota New York dan membawa seekor ikan duyung yang diduga terdampar di Kepulauan Fiji, Pasifik Selatan.
Dalam sebuah pertunjukan di American Museum, ikan duyung Fiji pun dipertontonkan, sosoknya jauh dari gambaran seorang wanita cantik, melainkan bangkai kering seekor kera berbadan ikan.
Dari penelitian museum tersebut, ternyata ikan duyung Fiji adalah tipuan belaka, yang sesungguhnya adalah bangkai kera yang dimumi melalui teknik taksidermi (ilmu mengeringkan bangkai binatang). Dengan cara dijahit kedua spesies itu disatukan membentuk putri duyung, dimana bagian atas kera dan ke bawah tubuh ikan.
Putri duyung Fiji dibuat sekitar tahun 1810 oleh nelayan Jepang untuk keperluan upacara keagamaan, sekaligus seni tradisional nelayan Jepang.

5. Archaeoraptor
Archaeoraptor liaoningensis pertama kali dipublikasikan dalam majalah National Geographic pada 1999. Melalui sebuah artikel yang ditulis Christopher Sloan, fosil ini dinyatakan sebagai mata rantai yang hilang antara burung dan dinosaurus theropod, dan benar-benar bisa terbang.
Sebelum National Geographic mempublikasikan, telah banyak yang meragukan keotentikan fosil ini. Tak pelak menjadi skandal ketika sebuah studi sains membuktikan fosil dari Cina ini adalah palsu, karena dibentuk dari bagian-bagian fosil dengan spesies yang berbeda. Zonghe Zhou, seorang paleontolog Cina, menemukan kepala dan badan bagian atas milik spesimen fosil burung primitif Yanornis, bagian ekor milik Microraptor, sedangkan tungkai dan telapak kaki milik hewan yang belum diketahui.

6. Turk, Robot Pecatur
Turk mekanis atau robot pecatur adalah mesin permainan catur yang dirancang dan ditemukan pada 1770 oleh Wolfgang von Kempelen seorang insinyur Hongaria. Mesin ini sepertinya mampu bermain catur melawan manusia. Selama hampir 84 tahun Turk mengelilingi Eropa dan Amerika Serikat untuk menunjukkan kemampuannya mengalahkan lawan-lawannya, tak kurang dari negarawan sekelas Napoleon Bonaparte dan Benjamin Frankin bertekuk lutut mengakui kehebatan pecatur robot ini.
Kebohongan mulai terungkap pada 1820-an ketika Edgar Allan Poe berhasil membuktikan bahwa seorang master catur bertubuh kecil telah disembunyikan sebagai operator di dalam mesin catur tersebut.

7. Pohon Upas
Sebuah berita dipublikasikan dalam London Magazine pada 1783 oleh seorang ahli bedah Belanda bernama Foersch. Ia menyebutkan keberadaan sebuah pohon di Pulau Jawa yang sangat beracun dan dapat membunuh apapun dalam radius 15 mil.
Pada mulanya hanya sebuah legenda. Pada 1791 Erasmus Darwin menulisnya dalam catatan sebuah puisi, ”Ada sebuah pohon beracun di Pulau Jawa, lewat perantaraan udara telah memusnahkan desa tersebut... dalam daerah 12 atau 14 mil permukaan tanah jadi gersang dan berbatu, di sana sini dipenuhi tengkorak manusia dan binatang.”
Pohon upas memang ada di Indonesia. Walaupun tak berpotensi mematikan seperti disebutkan dalam legenda, getah pohon ini memang mengandung racun, oleh penduduk setempat digunakan sebagai senjata pada ujung anak panah.

8. Hilangnya Gen Pirang
Isu hilangnya gen rambut pirang secara periodik muncul sejak 1865, versi terbaru muncul lagi pada 2002, ketika BBC dan media lain melaporkan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan para pakar menyatakan, orang yang berambut pirang akan punah pada tahun 2202. Klaim ini berdasarkan pada interpretasi sifat resesif dalam ilmu genetika.
Namun WHO membantah lewat laporannya di The New York Time, lembaga ini tak memiliki pengetahuan tentang studi ini, kemudian WHO secara resmi mengkonfirmasi bahwa cerita ini bohong. (dari berbagai sumber)***


Yo...Ayo Baca Lagi...

LAPAN Meralat Jadwal Kiamat ???


LAPAN Meralat Jadwal Kiamat. LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) memperkirakan puncak siklus badai matahari bukan terjadi pada 2012. Peristiwa yang kerap dihubungkan dengan 'hari kiamat' itu bakal terjadi pada Oktober 2013.

Demikian disampaikan Kepala Bidang Aplikasi Geomagnet dan Magnet Antarika Lapan Clara Yono Yantini pada sosialisasi mengenaiFenomena Cuaca Antariksa 2012 hingga 2015 di Kampus Universitas Udayana, Jl Sudirman, Denpasar, Selasa (9/3/2010). Sosialisasi ini dihadiri puluhan ilmuwan dari Asia Tenggara, Jepang dan Rusia.


Perkiraan ini berbeda dengan isu kiamat 2012 yang diramalkan Suku Maya. Masyarakat pun banyak menghubungjan antara badai matahari tersebut dengan isu kiamat 2012.


"Siklus matahari terjadi pada rentang waktu 2010-2015. Puncak siklusnya, menurut perkiraan Lapan, terjadi pada bulan Oktober 2013. Penelitian oleh negara lain juga memperkirakan terjadi pada pertengahan 2013," kata Clara yang juga sebagai Peneliti Bidang Matahari dan Antariksa Lapan.


Lapan menjelaskan badai matahari akan mundur pada 2013 karena hingga saat ini belum menemukan tanda-tanda adanya aktivitas matahari yang ekstrim sebagai puncak siklus.


Siklus matahari terjadi rata-rata sekitar 11 tahun. Siklus ini menunjukkan adanya masa awal, puncak dan akhir siklus. Saat ini, matahari sedang mengalami siklus ke-24. Saat, puncak aktivitas matahari terjadi ledakan besar di matahari.


"Ini tentu mempengaruhi kondisi cuaca antarika, termasuk menyebabkan gangguan di Bumi," kata Clara.


Efek akibat aktivitas puncak matahari ini menyebabkan terjadinya perubahan iklim. Suhu bumi akan meningkat dan iklim berubah. Partikel-partikel matahari yang menembus lapisan atmosfer bumi akan mempengaruhi cuaca dan iklim bumi. Dampak yang paling ekstrim menyebabkan kemarau panjang. "Ini yang masih dikaji para peneliti," ujar Clara. ( detikcom )


Yo...Ayo Baca Lagi...

Aceh Besar Bergeser 3 Meter, Pulau Salaut 5 Meter

Gempa 8,8 SR di Chili menyebabkan Kota Concepcion bergeser 3 meter. Pergeseran geografis serupa terjadi di Aceh pasca gempa 9,1 SR pada 26 Desember 2004.

"Pulau Salaut Besar di Aceh Utara bergeser 5 meter. Pulau itu yang paling dekat dengan pusat gempa," kata Kepala Pusat Geodesi dan Geodinamika Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal) Cecep Surbaya kepada detikcom, Selasa (9/3/2010).Pergeseran itu tampak dari monitoring global positioning stations (GPS) geodetik Bakosurtanal. "Dari perubahan koordinat yang kami lihat, misalkan dulu di koordinat X, sekarang X2. Nah antara X dan X2 kan ada selisihnya, yaitu 5 meter," jelasnya.

Cecep menjelaskan, Bakosurtanal mempunyai titik kontrol berupa pilar berukuran 30 X 30 cm sampai 50 X 50 cm yang ditanam 1-1,5 meter ke dalam tanah dan muncul ke permukaan tanah 20-25 cm. Pengukuran awal dilakukan pada tahun 1992 di Banda Aceh, dari Meulaboh mengelilingi pantai Sumatera Utara hingga Pelabuhan Malahayati.

3 Minggu setelah terjadi gempa di Aceh, Bakosurtanal kembali mengukur dan menemukan pergeseran elastis kerak bumi. Kota-kota di Aceh bergeser ke arah barat.

"Permukaan tanah bergeser sekitar 13 cm lalu terus ke bagian utara, kota Lhokseumawe dan Langsa meningkat (bergeser) 40-60 cm, pantai Meulaboh dan Aceh Besar (bergeser) sampai 3 meteran," jelasnya.


Yo...Ayo Baca Lagi...

Asteroid Gelap Yang Mengancam Bumi


Sebuah teleskop inframerah telah menemukan beberapa asteroid amat gelap yang beredar di sekitar orbit Bumi tanpa terlihat. Kegelapan dan bidang orbit yang miring membuat benda-benda angkasa itu terlewat dalam pencarian obyek yang mungkin menghantam Bumi.Obyek-obyek gelap itu baru terlihat setelah dicari menggunakan teleskop NASA yang bernama Wide-Field Infrared Survey Explorer (WISE). Teleskop yang diluncurkan 14 Desember lalu itu difungsikan untuk memetakan langit dalam cahaya inframerah.

Nah dalam pengamatan selama enam minggu menggunakan WISE, para peneliti telah menemukan 16 asteroid asing yang beredar dekat orbit Bumi. Dari semuanya, 55 persen memantulkan kurang dari sepersepuluh cahaya Matahari, sehingga asteroid itu sulit terlihat menggunakan teleskop biasa. Salah satu asteroid bahkan segelap aspal segar dan memantulkan kurang dari 5 persen cahaya yang diterimanya.

Kebanyakan asteroid ini memiliki orbit yang miring dibanding orbit-orbit sebagian besar planet dan asteroid lain. Artinya pengamatan teleskop jarang menjumpai batu-batu angkasa ini karena berada di luar bidang pengamatan.

Untunglah benda-benda itu tetap memancarkan radiasi inframerah karena mereka menyerap banyak cahaya Matahari. Hal ini membuat WISE mampu melihatnya. “Sangat baik bahwa kami akhirnya bisa menemukan asteroid dan komet gelap,” ujar peneliti Amy Mainzer dari Laboratorium Propulsi Jet NASA di Pasadena, California, Kamis lalu dalam konferensi di Houston, Texas.

WISE sendiri diharapkan bisa menemukan seribuan obyek yang berada di dekat Bumi. Jumlah itu terhitung sedikit karena para astronom menduga benda-benda dengan massa cukup besar yang bisa membahayakan Bumi jumlahnya puluhan ribu.

Sumber:Kompas.com


Yo...Ayo Baca Lagi...

Lapan: Isu 2012 Benar Akan Terjadi



Indonesia melalui Lapan akhirnya mengeluarkan data resmi mengenai peristiwa 2012. Sebelumnya kita tahu bawha belakangan ini masyarakat dunia di hebohkan oleh peristiwa besar yang di prediksi akan terjadi pada tahun 2012. Peristiwa yang di percaya akan mengubah secara total isi dari bumi ini.Data Lapan menunjukkan pada tahun 2012 sampai 2015 kegiatan matahari akan mengalami puncaknya. Salah satu akibat yang di takuti dari tingginya aktivitas matahari tersebut yaitu flare matahari atau yang lebih di kenal dengan solar flare. Berikut gambarnya.


Flare merupakan suatu ledakan besar yang terjadi pada bagian atmosphere matahari yang mempunyai kekuatan sebesar 6x1025 joules. Solar flare akan melepas energi yang besar yang di kenal dengan proton storm. Proton ini bisa menembus tubuh manusia dan menyebabkan kerusakan biochemical.

Solar Flare sebenarnya merupakan salah satu aktivitas matahari yang terjadi secara periodik dan mempunyai klasifikasinya. Namun di tahun 2012, solar flare mengalami puncaknya.

Berdasarkan solar flare terakhir yang menimpa bumi yaitu pada tanggal 20 January 2005. Butuh sekitar 15 menit setelah terdeteksi stasiun pusat di bumi, proton storm tersebut untuk bisa mencapai ke bumi, dan itu belum mengalami puncaknya.

Lapan memprediksikan akan terjadi perubahan iklim yang sangat ekstrim di bumi, bisa berupa kemarau panjang atau yang lainnya. Lapan juga menambahkan, badai matahari tidak akan langsung mengahancurkan peradaban dunia. (Berarti ada kemungkinan untuk terjadi seperti itu)

Di prediksikan juga akan terjadi kerusakan pada alat alat komunikasi, alat navigasi sampai satelit. Semua alat yang bergantung kepada sistem medan magnet bumi akan mengalami kerusakan akibat dari badai matahari tersebut. Hal ini tentu akan membuat kekacauan di bumi.

Entah ada hubungannya atau tidak, mungkin alasan ini yang membuat beberapa “gerakan bawah tanah” berencana memulai aksinya pada tahun 2012.

Namun di luar itu, kini Lapan sedang berusaha melakukan sosialisasi dampak aktifitas matahari ini ke masyarakat. Salah satunya yaitu di Universitas Udayana 9 Maret 2010 mendatang.

Dan untuk semua……Persiapkan diri anda masing masing.





Yo...Ayo Baca Lagi...

the lost world in papua newguinea




Para ilmuwan mengklaim bahwa mereka telah menemukan 'dunia yang hilang' dimana beberapa spesies hewan yang belum ditemukan terdapat di sana termasuk diantaranya adalah katak dan tikus raksasa dengan ukuran tubuh sebesar kucing. Ekspedisi yang dilakukan oleh BBC menjelajahi kawah raksasa sebuah gunung berapi yang terletak di dataran tinggi Papua Nugini untuk membuat film dokumenter Lost Land of the Volcano.
Didampingi oleh ahli biologi pertama yang pernah menginjakkan kaki di kawah, tim peneliti itu memfilmkan labah-labah aneh, ulat raksasa dan kanguru yang hidup di pohon. Sementara itu tikus yang berada di pulau itu panjangnya mencapai 81cm dari hidung ke ekor dan beratnya mencapai 1,3kg.


http://open.live.bbc.co.uk/dynamic_images/naturelibrary_626/www.bbc.co.uk/earth/expeditions/images/newguineasforestsecrets/newguineasforestsecrets.jpg

http://www.kabarindonesia.com/fotoberita/200809291721001.jpg


Kawah Gunung Bosawi dengan kedalaman beberapa meter hampir-hampir tak pernah tersentuh oleh tangan manusia semenjak meletus 200,000 tahun silam. Tim peneliti yang termasuk diantaranya berasal dari London Zoo dan Oxford University diperkirakan adalah orang-orang pertama yang memasuki kawah tersebut.


Pemimpin ekspedisi, Dr George McGavin mengatakan, "Ini luar biasa mengejutkan. Sudah waktunya kita menurunkan tangan dan memutuskan habitat ini layak diselamatkan." Di kawah tersebut mereka menemukan 40 spesies baru diantaranya 16 spesies katak, satu spesies tokek, 3 spesies ikan, 20 spesies serangga dan labah-labah dan satu spesies kelelawar.



Yo...Ayo Baca Lagi...

Gempa Chile Mengubah Poros Bumi dan Memperpendek Hari


Gempa bumi dahsyat berkekuatan 8,8 skala Richter yang mengguncang Chile akan mengubah seluruh perputaran Bumi dan memperpendek lamanya hari di planet kita, demikian seorang ilmuwan NASA seperti dikutip Space.comGempa Chile yang tercatat sebagai gempa terkuat ketujuh dalam sejarah ini sepertinya bakal memperpendek lama hari di Planet Bumi sampai 1,26 milidetik, kata ilmuwan peneliti Richard Gross dari Laboratorium Populasi Jet, NASA, di Pasadena, California.

"Mungkin yang lebih menarik adalah seberapa kuat gempa bumi Chile itu menggeser poros Bumi," kata para pejabat NASA, dalam pernyataan terbarunya Senin waktu AS (Selasa WIB).

Model komputer yang digunakan Gross dan rekan-rekannya untuk menentukan dampak dari dampak Gempa Chile juga mendapati bahwa gempa itu tampaknya telah menggeser poros Planet Bumi sampai kira-kira 3 inci (8 cm atau 27 milimiliardetik).

Poros Bumi tidak sama dengan kutub utara-selatan planet ini, yang berputar sekali setiap hari dengan kecepatan sekitar 1.000 mph/mil per jam (1.604 kph, km per jam).

Poros Bumi adalah poros di mana massa Planet Bumi seimbang. Poros ini bercabang dari sumbu utara-selatan Bumi sampai kira-kira 33 kaki (10 meter).

Gempa bumi dahsyat telah mengubah hari-hari di Bumi dan porosnya di masa lalu. Gempa Sumatera tahun 2004 yang berkekuatan 9,1 skala Richter, yang memicu gelombang tsunami, telah memperpendek hari sampai 6,8 mikrodetik dan menggeser poros Bumi sampai sekitar 2,76 inci (7 cm, atau 2,32 miliardetik).

Satu hari Bumi sama dengan sekitar 24 jam. Dalam hitungan tahun, lama satu hari normal berubah secara gradual sampai satu milidetik. Hal itu bertambah di musim dingin, manakala Bumi berputar lebih lambat, dan berkurang pada masim panas, kata Gross.

Gempa Chile lebih kecil dibandingan getaran Gempa Sumatera, namun dampak Gempa Chile terhadap Planet Bumi lebih besar karena lokasinya ada di garis lintang tengah Bumi, bukan di garis khatulistiwa seperti Gempa Sumatera.

Patahan yang mengakibatkan gempa Chile 2010 juga teriris di Bumi pada sudut yang lebih curam ketimbang patahan pada Gempa Sumatera, demikian para ilmuwan NASA.

"Ini yang membuat patahan Chile lebih efektif dalam menggerakan massa Bumi secara vertikal, dan oleh karena itu lebih efektif dalam menggeser poros Planet Bumi." kata para ilmuwan NASA.

Gross menyatakan penemuannya ini didasarkan pada data awal yang tersedia pada Gempa Chile. Karena inofrmasi mengenai karakteristik gempa semakin terbuka, prediksanya mengenai dampak Gempa Chulie mungkin berubah.

Gemp Chile menewaskan lebih dari 700 orang dan menyebabkan kehancuran di seluruh penjuru negara di Amerika Selatan itu.

Beberapa teleskop raksasa di Gurun Atacama, Chile, lolos dari dampak merusakkan dari gempa, demikian Observatorium Selatan Eropa.

Sebuah instrumen satelit NAS pengukur kadar garam yang dipasang di sebuah satelit Argentina juga selamat dari guncangan gempa, demikian para pejabat JPL.

Instrumen bernama Aquarius itu berada di kota Bariloche, Argentina, yang sebelumnya sudah ditempatkan pada satelit Satelite de Aplicaciones Cientificas (SAC-D). Fasilitas integrasi satelit kira-kira berjarak 365 mil (588 km) dari episentrum Gempa Chile.

Instrumen Aquarius dirancang untuk bisa menyediakan peta global bulanan mengenai konsentrasi garam dari samudera, ademi menjejak sirkulasi sekarang ini dan perannya dalam perubahan iklim.


Yo...Ayo Baca Lagi...

10 Tsunami Paling Mematikan dalam Sejarah

Delapan ribu tahun lalu, sebuah gunung api menyebabkan salju longsor di Sisilia dan terjun bebas ke laut. Gelombang berkecepatan 200 mil per jam itu memicu tsunami penghancur yang menyebar di seluruh laut Mediterania.

Tidak ada catatan sejarah mengenai kejadian tersebut. Yang ada hanya catatan geologis, tetapi para ilmuwan mengatakan bahwa tsunami yang sempat terjadi tersebut lebih tinggi dari gedung tingkat 10.

Ada beberapa tsunami yang paling merusak dan tercatat dalam sejarah.

1 November 1755, setelah gempa bumi kolosal menghancurkan Lisbon, Portugal dan pegunungan di Eropa, orang menyelamatkan diri dengan menggunakan perahu. Namun Tsunami akhirnya menyusul. Peristiwa mengerikan secara bersamaan tersebut membunuh lebih dari 60 ribu orang.

27 Agustus 1883, letusan gunung Krakatau memicu terjadinya tsunami yang menenggelamkan 36 ribu orang Indonesia yang berada di pulau Jawa bagian barat dan utara Sumatera. Kekuatan gelombang mendorong 600 ton blok terumbu karang menuju tepi pantai.

15 Juni 1896, gelombang setinggi 30 meter, disebabkan oleh gempa bumi menyapu pantai timur Jepang. Sebanyak 27 ribu orang menjadi korban.

1 April 1946, tsunami April Fool, dipicu sebuah gempa yang terjadi di Alaska, membunuh 159 orang, kebanyakan berada di Hawaii.

9 Juli 1958, diingat sebagai tsunami terbesar yang pernah dicatat oleh masa modern, Gempa di Teluk Lituya Alaska disebabkan oleh tanah longsor yang awalnya dipicu oleh gempa bumi berskala 8,3 skala richter. Gelombang sangat tinggi, tetapi karena wilayah tersebut relatif terisolasi dan kondisi geologinya unik maka tsunami tidak menyebabkan banyak kerusakan. Tapi hanya menenggelamkan satu perahu dan membunuh dua orang pelaut.

22 Mei 1960, salah satu gempa besar yang tercatat manusia terjadi di Chile sebesar 8,6 skala richter, menciptakan tsunami yang menerjang pantai Chile dalam waktu kurang dari 15 menit. Gelombang setinggi 25 meter membunuh 1500 orang di Chile dan Hawaii.

27 Maret 1964, dikenal sebagai gempa bumi Good Friday Alaska, dengan kekuatan sekitar 8,4 skala richter menggulung dengan kecepatan 400 mil per jam tsunami di Valdez Inlet dengan ketinggian 67 meter, membunuh lebih dari 120 orang. Sepuluh orang yang menjadi korban di kota Crescent, di utara California, yang sempat menyaksikan gelombang setinggi 6,3 meter.

23 Agustus 1976, sebuah tsunami di barat daya Filipina membunuh 8 ribu korban gempa bumi.

17 Juli 1998, sebuah gempa berkekuatan 7,1 skala richter menyebabkan tsunami di Papua Nugini yang membunuh 2200 orang dengan sangat cepat.

26 Desember 2004, gempa kolosal dengan kekuatan 9,1 dan 9,3 skala richter mengguncang Indonesia dan membunuh 230 ribu jiwa, sebagian besar karena tsunami. Gempa tersebut dinamakan sebagai gempa Sumatera-Andaman dan tsunami yang terjadi kemudian dikenal sebagai tsunami lautan Hindia. Gelombang yang terjadi menimpa banyak belahan dunia lain, sejauh hingga Nova Scotia dan Peru.


Yo...Ayo Baca Lagi...

Daftar 12 Gempa Terdahsyat di Muka Bumi

Gempa bumi di Cile (Chili) Sabtu dinihari pekan lalu merupakan salah satu gempa terdahsyat dalam sejarah moderen manusia. Hingga saat ini perkerja kemanusiaan masih terus bekerja keras untuk upaya pertolongan sekaligus pengumpulan data korbannya, yang diperkirakan bisa mencapai sedikitnya 300 orang.
Gempa hebat yang mengguncang Chile kali ini, ternyata juga pernah terjadisebelumnya, yang bahkan lebih hebat. Ini terjadi pada 22 Mei 1960 dengan kekuatan 9,5 SR di bagian selatan Chile yang menewaskan 1.716 jiwa saat itu.
Pada beberapa kasus, gempa bumi juga menimbulkan serangan gelombang laut, yang populer dengan nama tsunami, yang juga menimbulkan dampak yang mengerikan, seperti yang terjadi pada 26 Desember 2004, saat gempa 9,1SR di lepas pantai Pulau Nias, Indonesia, yang menciptakan tsunami dasyat hingga ribuan kilometer dari pusat gempanya. Saat itu tercatat 226.000 jiwa melayang di 12 negara, diantaranya 165.700 di Indonesia dan 35.400 di Sri Lanka.
Berikut ini daftar 12 gempa bumi berikut tsunami terdahsyat di berbagai negara yang menimbulkan banyak korban jiwa. Diurut berdasarkan kekuatan gempa yang dihitung menurut ukuran SR.

1. 22 Mei 1960: gempa 9,5 SR di Chile bagian selatan berikut tsunami menewaskan 1.716 jiwa.
2. 27 Maret 1964: gempa 9,2 SR di Prince William Sound, Alaska, berikut tsunami menewaskan 128 jiwa.
3. 26 Desember 2004: gempa 9,1SR di lepas pantai Pulau Nias, Indonesia, berikut tsunami menewaskan 226.000 jiwa di 12negara, diantaranya 165.700 di Indonesia dan 35.400 di Sri Lanka.
4. 13 Agustus 1868, gempa 9,0SR di Arica, Peru / Cile berikut tsunami menewaskan lebih dari 25.000 jiwa di Amerika Selatan.
5. 26 Januari 1700: gempa 9,0 SR di Northern Carolina, Oregon, Washington, dan British Colombia berikut tsunami turut merusak vila-vila di Jepang.
6. 4 November 1952: gempa 9,0SR di Kamchatka menimbulkan tsunami setinggi 9,1 meter di Hawaii, tidak ada laporan korban jiwa.
7. 31 Januari 1906: gempa 8,8SR di lepas pantai Ekuador dan Kolombia berikut tsunami menewaskan sedikitnya 500 orang.
8. 27 Februari 2010: gempa 8,8 SR di lepas pantai Cile dan menimbulkan ancaman tsunami di negara-negara Pasifik. Jumlah korban jiwa belum dipastikan.

9. 1 November 1755: gempa 8,7SR di Lisbon, Portugal, berikut tsunami menewaskan sekitar 60.000 orang

10. 8 Juli 1730: gempa 8,7 SR di Valparasio, Cile, menewaskan sedikitnya 3.000 jiwa.
11. 15 Agustus 1950: gempa 8,6SR di Assam, Tibet, menewaskan sedikitnya 780 jiwa.

12. 28 Maret 2005, gempa 8,6SR di Sumatra bagian utara, Indonesia, menewaskan sedikitnya 1.300 jiwa.





Yo...Ayo Baca Lagi...

Ilmuwan Ungkap Mengapa Gunung Tertinggi Berada di Khatulistiwa


Baru-baru ini para ilmuwan berhasil menguak misteri mengapa gunung-gunung tertinggi di dunia ini berada di rantai khatulistiwa. Disebutkan itu semua berkaitan dengan iklim. Mereka menyimpulkan iklim yang lebih dingin menyebabkan proses erosi menjadi lebih besar dibandingkan dengan yang dahulu telah diketahui. Sebagaimana diberitakan The Guardian pekan lalu, pada sebuah penelitian yang diterbitkan di Nature, David Egholm dari Universitas Aarhus, Denmark menunjukkan bahwa ketinggian gunung lebih dipengaruhi oleh es serta cakupan sungai es dari pada sebuah kejadian tektonik.

Gunung terbentuk akibat tabrakan antar lempengan kontinental yang mendorong daratan naik. Tumbuhnya sebuah gunung terjadi sebesar 10 mm per tahun di tempat-tempat seperti New Zealand dan sebagian di Himalaya, tetapi biasanya pertumbuhan terjadi sebanyak 2-3 mm per tahun.

Pada iklim yang lebih dingin, jumlah salju pada gunung bergerak turun dan mengakibatkan terjadinya erosi di ketinggian yang lebih rendah. Pada tempat yang lebih dingin jauh dari garis khatulistiwa, ia menemukan erosi yang diakibatkan oleh salju dan es menyamai pertumbuhan yang diakibatkan oleh benturan lempengan bumi.

Analisis tersebut menyebutkan gunung memiliki wilayah daratan yang tertutup oleh lapisan salju, setelah lapisan salju tersebut terkikis, pada umumnya gunung hanya tumbuh sekitar 1.500. Jadi ketebalan dari lapisan ini sangat bergantung dengan keadaan iklim dan garis lintang yang menentukan ketinggian mereka.

Pada ketinggian yang lebih rendah, di mana kondisi atmosfir lebih hangat dan lapisan salju yang tebal seperti di sekitar khatulistiwa, lapisan salju biasanya setebal 5.500 m di puncak ketinggiannya. Jadi tinggi gunung dapat mencapai 7.000 m, jelas Egholm. Dia menggunakan peta radar dataran bumi yang diciptakan oleh NASA pada 2001, untuk mengukur ketinggian gunung yang ada di bumi dalam satu waktu.global


Yo...Ayo Baca Lagi...