Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Pengamanan Indonesia Tidak Dipercaya Militer Amerika


JAKARTA - Pengamanan super ketat yang dilakukan militer Amerika Serikat dinilai sebagai bentuk tidak percaya negara tersebut dari sisi keamanan kepada Indonesia.


Hal ini disampaikan mantan KepalKepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal (purn) Tyasno Sudarto, dalam diskusi Alasan Menolak Obama: Menyingkap kejahatan AS dan misi lawatan Obama di Jakarta, Selasa (16/3/2010).

Tyasno menegaskan dengan cara itu setidaknya Amerika Serikat telah melecehkan kedaulatan Indonesia sebagai negara yang tidak aman.

"Untuk apa dia (Barack Obama-red) datang kesini, kalau tidak diamankan tentara Indonesia," katanya tegas.

Ditambahkannya, kenyataan itu merupakan bentuk arogansi AS yang mampu menyakiti kedaulatan Indonesia sebagai bangsa. “Itu adalah satu bentuk arogansi, menyakiti kedaulatan Indonesia. Walapun itu peraturan mereka. Tapi harusnya disesuaikan dengan kita,” jelasnya.


Yo...Ayo Baca Lagi...

5 Kapal Perang TNI-AL Kawal Obama di Indonesia


SURABAYA - Rencana kedatangan Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama ke Indonesia yang kabarnya akan datang pada 20-21 Maret 2010 mendatang, akan mendapatkan pengamanan ketat dari TNI-AL, khususnya pengamanan di laut.

Kadispen Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) Letkol Laut Toni Syaiful di Surabaya, mengatakan,rencana pengamanan tersebut masuk dalam operasi Gugus Tugas Operasi Arung Hiu -10/01 Tahun 2010.

“Suatu kehormatan Indonesia akan dikunjungi pemimpin negara terbesar di dunia, karena itu, pengamanan khususnya wilayah perairan menjadi perhatian utama TNI-AL,” kata Toni, Rabu (17/3/2010).

Gugus Tugas Operasi Arung Hiu melibatkan 522 personel dengan melibatkan 5 kapal perang, 1 pesawat udara jenis Cassa U-624, 1 Helly BO 105 NV-144, 1 regu pasukan Marinir, 1 Tim Pasukan katak, dan 1 Tim Repair.

Selama operasi, kegiatan latihan yang akan dilaksanakan meliputi latihan tempur laut tingkat 3 dan melaksanakan penembakan di Pulau Gundul di sekitar perairan Semarang, Jawa Tengah.

Secara umum, Gugus Tugas Operasi Arung Hiu tugas pokoknya melaksanakan operasi siaga tempur laut di wilayah Yuridiksi Nasional Indonesia kawasan Timur khususnya dalam mengamankan kedatangan Presiden Amerika Serikat.


Yo...Ayo Baca Lagi...

Ini Dia Dokumen Yang Menghebohkan Itu

Nama Adang Daradjatun dalam sepekan terakhir ini ramai dibicarakan orang terkait sepak terjang isterinya, Nunun Nurbaeti. Adang Daradjatun adalah mantan calon gubernur DKI Jakarta yang diusung PKS ini kini telah menjadi anggota DPR dari PKS daerah pemilihan III DKI Jakarta.

Nunun diduga terlibat dalam gratifikasi uang milyaran rupiah kepada sejumlah anggota DPR pada tahun 2004. Gratifikasi tersebut terkait denganpemilihan Dewan Gubernur Senior Bank Indonesia, Miranda S Gultom.

Dokumen rahasia yang diduga milik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beredar di kalangan wartawan, berjudul Laporan Kejadian Tindak Pidana Korupsi (LK TPK) yang ditandatangani wakil ketua KPK Bidang Penindakan, Chandra M Hamzah dan Direktur Penyelidikan KPK, Iswan Elmi.

Dalam dokumen setebal tiga halaman itu, Nunun dinyatakan dapat disangkakan telah melanggar pasal 5 ayat 1 huruf b atau pasal 13 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999, sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001, jl Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUHP Pidana. Berikut di antara isi dokumen yang belum bertanggal tersebut.

…agenda utama penyampaian kebijakan partai dalam pencalonan DGS BI 2004-2009 yaitu Miranda, kemudian beberapa hari setelah pertemuan tersebut pada tanggal 29 mei 2004 atas prakarsa dari Panda Nababan seluruh anggota F PDIP di komisi IX diundang untuk bertemu dengan Miranda, acara dilaksanakan di Dharmawangsa hotel, Jakarta.
Bahwa permintaan dukungan kepada anggota dewan agar mendukung Miranda disertai pemberian janji-janji sejumlah uang dan atau setidak-setidaknya pada waktu itu beredar kabar bahwa bagi pendukung Miranda telah tersedia sejumlah besar dana.

Bahwa Miranda juga melakukan upaya sendiri untuk melakukan lobby-lobby ke kelompok-kelompok frakasi lain selain PDIP yaitu antara lain kepada Fraksi TNI/Polri dengan cara mengundang untuk mengadakan pertemuan dalam rangka menyampaikan visi dan misi serta program kerjanya di sebuah gedung di Jalan Sudirman Jakarta.

Bahwa dalam periode sebelum dilakukan proses fit and proper test pada tanggal 8 juni 2004. Adang Daradjatun (waktu itu menjabat sebagai Waka Polri) dengan alasan yang belum diketahui telah menelepon Udju Djuhaeri yaitu salah satu anggota Fraksi TNI/Polri di Komisi IX yang juga mantan anak buahnya di Kepolisian dan Adang Daradjatun meminta agar Fraksi TNI/Polri mendukung Miranda sebagai DGS BI.

Bahwa pada sekitar 8 juni 2004 pada pagi hari sekitar jam 08.00 sd 09.00 PT Bank Artha Graha telah membeli Travellers Cheque (TC) dari PT BII sebanyak 480 lembar dengan nilai nominal @ Rp 50 juta atau keseleruhan senilai Rp 24 miliar. kemudian dengan cara yang belum diketahui bahwa TC sebanyak 480 lembar tersebut sampai ke tangan Nunun N Daradjatun (nunun) yaitu Isteri Adang Daradjatun dan juga sebagai direktur PT Wahana Esa Sembada (PT Sembada) dan Pemilik PT Wahana Esa Sejati (PT Sejati).

Bahwa pada sekitar bulan juni 2004, nunun meminta bantuan Ahmad Hakim Safari MJ (arie) yaitu salah satu direktur PT Sejati yang merupakan salah satu perusahaan milik Nunun untuk memberikan tanda terima kasih dari seseorang. Alasan nunun meminta tolong kepada Arie adalah karena tanda terima kasih tersebut diperuntukan untuk anggota dewan.

Bahwa beberapa hari kemudian setelah permintaan Nunun untuk memberikan tanda terimakasih, Arie yang sedang berada di ruangannya di kantor PT Sejati di jalan Riau nomor 23 Jakarta Pusat ditelepon oleh Nunun dan diminta untuk ke ruangan yang bersangkutan di gedung PT Sembada di jalan Riau nomor 17-19 Jakarta Pusat (PT Sembada dan PT Sejati alamatnya di gedung yang sama hanya beda nomor). kemudian Arie datang keruangan Nunun dan di dalam ruangan tersebut ada satu orang lain yang kemudian diperkenalkan oleh nunun sebagai Hamka Yandhu. pada kesempatan tersebut arie melihat disamping meja Nunun terdapat 4 (empat) kantong belanja terbuat dari kanrton/kertas yang masing-masing diberikan label merah, kuning, hijau dan putih. Di dalam masing-masing kantong belanja tersebut terdapat amplop coklat. Kepada Arie, Nunun mengatakan bahwa nanti akan ada anggota dewan yang akan mengambil titipan di ruangan Arie dan Nunun juga mengatakan bahwa ini semua sudah diatur sehingga Arie tinggal menyerahkan saja. Kemudian Arie kembali ke ruangannnya dan beberapa saat kemudian datang office boy membawa kantong belanja dengan label kuning. Setelah itu datang Hamka Yandhu masuk ke ruangan Arie dan mengatakan “mau mengambil titipan Ibu Nunun” dan Arie menyerahkan kantong belanja dengan label Kuning kepada Hamka Yandhu.

Bahwa pada hari yang sama setelah menyerahkan tanda terima kasih dari seseorang kepada Hamka Yandhu, Arie menerima dua kali telepon dari dua orang yang tidak dikenalnya yang meminta untuk bertemu yaitu satu orang minta ketemu di rumah makan Bebek Bali di Taman Ria Senayan dan satu orang lainnya minta ketemu di lobby Hotel Atlet Century Park. Setelah mendapatkan telepon tersebut Arie menghubungi Nunun dan Nunun mengatakan “kalau begitu sekalian saja semuanya”. Setelah telepon Nunun, Arie menerima telepon dari seseorang yang akan datang pada sore hari ke kantor mengambil titipan setelah itu datang ofice boy ke ruangan Arie membawa 3 (tiga) kantong belanja dengan masing-masing berlabel merah, hijau dan putih. Pada label kantong belanja berlabel merah tertulis Taman Ria Senayan, kantong berlabel hijau tertulis Hotel Atlet Century Park, sedangkan pada kantong belanja dengan label putih tidak tertulis apa-apa.
Bahwa pada hari yang sama setelah arie menerima 3 (tiga) kantong belanja dari Nunun kemudian Arie mengantarkan kantong belanja dengan label merah dan hijau ke tempat yang sudah disepakati melalui telepon, yaitu rumah makan Bebek Bali di Taman Ria Senayan untuk menyerahkan kantong belanja dengan label merah dan ke lobby Hotel Atlet Century Park untuk mengantar kantong belanja dengan label hijau.

Bahwa pada saat menyerahkan kantong belanja yang ada label merahnya di rumah makan Bebek Bali, Arie tidak mengenal orang yang menerima/mengambil kantong belanja tersebut, namun setelah diperlihatkan foto-foto Dudhie Makmun Murod yaitu anggota Fraksi PDIP di komisi IX DPR RI Arie mengatakan bahwa yang menerima kantong belanja dengan label merah adalah sdr Dudhie Makmun Murod

Bahwa pada hari yang sama setelah Arie ketemu dengan Dudhie Makmun Murod di Taman Ria Senayan kemudian Arie ke Hotel Atlet Century Park kemudian menemuinya di lobby hotel Arie menyerahkan kantong belanja dengan label hijau kepada orang yang sebelumnya melalui telepon meminta ketemu di lobby hotel tersebut. Pada saat menyerahkan kantong belanja dengan label putih kepada Udju Djuhaeri, kemudian yang bersangkutan mengambil amplop coklat yang ada didalam kantong belanja dengan label putih dan menyobeknya amplop tersebut dan mengeluarkan isinya yaitu empat amplop putih yang masing-masing telah tertulis nama Udju Djuhaeri, Darsup Yusuf R Sulistiadi dan Suyitno. Selanjutnya Udju Djuhaeri membagikan tiga amplop kepada tiga rekannya sesuai nama yang tertera di amplop tersebut dan untuk amplop yang atas namanya sendiei disobek di depan Arie, Darsup Yusuf, R Sulistiyadi dan Suyitno dan dikeluarkan isinya yaitu 10 lembar TC.

Bahwa pada hari Selasa tanggal 8 juni 2004 adalah bertepatan dengan waktu dilakukannnya Rapat Umum Dengan Pendapat Komisi IX DPR RI bertempat di Gedung Nusatara I dengan acara presentasi dalam rangka Fit and Proper test calon DGS BI. Hadir dalam rapat tersebut adalah 3 orang calon DGS BI yaitu Miranda, Budi Rochadi dan Hartadi A Sarwono. Anggota dewan yang hadir sejumlah 54 orang dari 57 anggota Komisi IX. Berdasarkan daftar hadir rapat dimulai pukul 09.00 WIB dan selesai malam hari. Melalui proses voting tertutup, akhirnya Miranda terpilih sebagai calon DGSBI yang disetujui DPR RI. Hasil voting terpilih sebagai berikut 1, miranda mendapatkan 41 suara, Budi Rochadi mendapatkan 12 suara dan Hartadi A Sarwono mendapatkan 1 suara.
Bahwa dari hasil penelusuran atas asal-usul TC diperoleh bukti bahwa TC tersebut dibeli oleh PT BAG atas permintaan order dari PT First Mujur Plantation dan Industri (PT FPMI) dan berdasarkan penelusuran atas pencairan TC tersebut diperoleh data sebagai berikut.

- Sebanyak 205 (dua ratus lima) lembar TC tersebut senilai Rp 10,25 milyar rupiah telah diterima dan atau dicairkan oleh 18 (delapa belas) anggota komisi IX dari FPDIP dan satu orang anggota FPDIP di Komisi IX.

- Sebanyak 145 (seratus empat puluh lima) lembar TC senilai Rp 7,25 miliar telah diterima dan atau dicairkan oleh 13 (tigabelas) anggota komisi IX dari FPG.

- Sebanyak 30 (tiga puluh) lembar TC senilai Rp 1,5 miliar telah diterima dan atau dicairkan oleh tiga orang angota komisi IX dari FPPP.

- Sebanyak 40 (empat puluh lembar) TC senilai Rp 2 miliar telah diterima dan atau dicairkan oleh empat orang anggota komisi IX dari F TNI/Polri.

- Sebanyak 20 (dua puluh) lembar TC senilai Rp 1 miliar telah diterima dan atau dicairkan oleh Sumarni yaitu Sekretaris Pribadi Nunun N Daradjatun.

- Sebanyak 33 (tiga puluh tiga) lembar TC senilai Rp 1,65 miliar telah diterima dan atau dicairkan oleh perorangan yang belum didapatkan keterkaitannya dengan anggota dewan.

- Bahwa TC yang diterima anggota komisi IX DPR RI diduga sebagai hadiah karena anggota Komisi IX DPR RI telah memilih Miranda sebagai DGS BI mengalahkan dua kandidat lainnya.

Dari fakta-fakta yang telah diperoleh sebagaimanan tersebut di atas telah diketemukan bukti permulaan yang cukup atas perbuatan Dudhie Makmun Murod, Hamka Yandhu, Endin Aj Soefihara, Udhu Djuhaeri dan kawan-kawan menerima hadiah berupa TC karena atau berhubungan dengan sesuatu yang bertentangan dengan kewajiban dilakukan atau tidak dilakukan dalam jabatannya dari Nunun Nurbaeti Daradjatun terkait dengan pemilihan Miranda S Gultom menjadi DGS BI dengan nilai keseluruhan TC yang diterima sebesar Rp 24 miliar rupiah oleh karenanya Dudhie Makmun Murod; Hamka Yandhu; Endin AJ Soefihara; Udju Djuhaeri dan kawan-kawan dapat disangkakan telah melanggar pasal 5 (2) atau pasal 11 atau pasal 12 B UU 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 jo Pasal 55 (1) kesatu hurub b atau pasal 13 UU 31/1999 sebagimana diubah dengan UU no 20 tahun 2001 jo pasal 55 (1) kesatu KUHPidana, dan Nunun N Daradjatun dapat disangkakan telah pasal 5 ayat 1 huruf b atau pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaiamana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001, jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana.

Demikian laporan Kejadian Tindak Pidana Korupsi (LK TPK) ini saya buat dengan sebenar-bernarnya atas kekuataan sumpah jabatan.

Diakhir dokumen ini terdapat tanda tangan Chandra M Hamzah (Wakil Ketua) sebagai Pimpinan di sebelah kiri dan tanda tangan Iswan Elmi (direktur penyelidikan) sebagai pelapor.

Sejak awal, Nunun Daradjatun telah membantah keterlibatannya dalam kasus gratifikasi pemilihan Dewan Gubernur Senior Bank Indonesia ini.


Yo...Ayo Baca Lagi...

Tarif Listrik Naik 15% Mulai Juli 2010

Jakarta - Pemerintah akan menaikkan Tarif dasar listrik (TDL) sebesar 15% pada semester kedua tahun 2010 tepatnya pada bulan Juli.

"TDL naik sebesar 15% per Juli 2010," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers tentang RAPBN-P 2010 di Gedung Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin, Jakarta, Senin (8/3/2010).

Menurut Sri Mulyani, pemerintah tidak menaikkan TDL pada semester pertama karena masih melihat proses pemulihan ekonomi yang masih berlangsung. Oleh karena itu, tugas pemerintah adalah untuk menjaga kemampuan daya beli masyarakat.
"Intinya adalah bagaimana kita mampu menjaga momentum pertumbuhan yang ada," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Anggito Abimanyu menyatakan kenaikan TDL itu merupakan rata-rata secara keseluruhan dari semua golongan. Meski demikian bukan berarti otomatis golongan yang rendah juga akan naik.

"Kita akan mencoba lindungi mereka yang tidak mampu," ujarnya.

Adapun soal pemulihan masalah listrik, lanjut Anggito, hal tersebut hingga kini terus dilakukan. Itulah alasan pemerintah menaikkan margin PLN dari 5% menjadi 8%.

"Masalah listrik trafo sekarang sudah tidak ada gangguan. Margin dinaikan dari 5% ke 8% supaya bisa melakukan refinancing peminjaman," jelasnya.

Ketika ditanya apakah kemampuan penambahan Subsidi listrik sebesar Rp 16,5 triliun hanya mampu untuk enam bulan, Anggito belum mau menegaskan soal itu. "Bukan demikian, jangan seperti itu," sanggah Anggito.

Selain TDL, kenaikan harga pupuk juga direncanakan akan dilakukan pada April mendatang.


Yo...Ayo Baca Lagi...

(PENGGEREBEKAN TERORIS) Salah Satu Teroris yang Tewas Wanita !



Sumber:



Jakarta,

Datasemen Khusus 88 (Densus) melakukan dua aksi penggerebakan di Pamulang, yakni di rumah toko (ruko) Multiplus dan di sebuah rumah Jalan Asem, dekat pertigaan Gaplek, Pamulang, Tangerang. Tersangka teroris yang tergeletak adalah perempuan dan laki-laki.Berdasarkan pantauan di lapangan, Selasa (9/3), satu jasad yang melintang di tengah jalan terlihat memakai baju hitam. Satu jasad lainnya berada di pinggir dekat sebuah warung. Saat ini polisi masih mengevakuasi barang-barang tersangka berupa ransel.

Warga sekitar yang menonton dihalau menjauhi lokasi kejadian untuk menghindarkan hal-hal yang tidak diinginkan. Pasalnya, polisi khawatir masih ada sisa bahan peledak di dalam barang milik para tersangka. Lokasi baku tembak kedua ini terletak dua kilometer dari lokasi penembakan pertama, Ruko Multiplus.

Warga setempat menuturkan, penggerebekan di rumah tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WIB, Selasa (9/3). Jadi saat warga berkonsentrasi di Ruko Multiplus, Densus bergerak ke arah rumah ini. (VIVAnews)



Yo...Ayo Baca Lagi...

Inilah Kronologi Penggerebekan Terosris di Ruko Multiplus TANGERANG


Seorang pria yang diduga teroris tewas ditembak saat pengrebekan tim Densus 88 Mabes Polri di Warung Internet (Warnet) Multiplus di Ruko Puri Pamulang Blok A No 6, Jalan Siliwangi, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Selasa (9/3/2010).

"Pria yang diduga teroris itu ditembak mati olehtim Densus 88 saat mengakses internet dilantai dua warnet," ujar Manager Warnet Multiplus, Linda Diana di Tangerang, Selasa (9/3/2010).

Sedangkan pria yang diduga teroris itu belum diketahui namanya namun jenazah dibawa mengunakan ambulan dengan nomor polisi B-1417-IN meninggalkan jalan Siliwangi menunju arah Jakarta Selatan.

Linda menuturkan cerita penggerebekan itu. Menurut dia, sebelum terjadi pengrebekan pria yang diduga teroris itu datang bersama seorang wanita mengunakan sebuah kendaraaan motor.

Setelah itu, pria tersebut masuk ke Warnet Multiplus sekitar pukul 11.30 WIB, sementara perempuan temannya menuju salon Rinova yang berada disebelahnya di Blok A No 4, Jalan Siliwangi Pamulang, Tangerang Selatan.

Linda mengatakan, pria itu kemudian naik ke lantai dua dan menempati kursi di bilik nomor 9 warung internet. Tak lama setelah itu, beberapa petugas dari tim Densus 88 datang menggerebek sambil mengeluarkan tembakan. Mendengar suara tembakan semua konsumen warnet langsung tiarap. Tim Densus bergerak sangat cepat naik ke lantai dua dan terdengar lagi suara tembakan. Lelaki di bilik nomer 9 tewas.

Setelah jasad pria itu dibawa polisi, tim Densus 88 kemudian mengamankan sebuah server milik pengelola warnet.
Dan sampai saat ini tim puslabfor mabes polri sedang melakukan tahap penyelidikan beserta tim gegana yang ada di lokasi penggerebekan saay ini.


Yo...Ayo Baca Lagi...

Mulai 2010, Bayi Baru Lahir Pun Langsung Memiliki Nomor Identitas

Sehubungan dengan rencana pemerintah yang bersiap membuat KTP (Kartu Tanda Penduduk) elektronik, maka mulai 2010 ini pemerintah provinsi mulai menerapkan kartu identitas tunggal (single identity number) pengganti Kartu Tanda Penduduk (KTP). Bahkan, bayi yang baru lahir langsung akan mendapatkan nomor kewarganegaraan.

Dengan sistem identitas tunggal yang akan
di aplikasikan kedalam bentuk e-KTP ini, diharapkan akan mampu mencegah pembuatan KTP palsu atau "dobel KTP" seperti yang sering terjadi selama ini.
Dengan demikian sesorang yang sudah memiliki e-KTP, maka ia sudah tidak bisa lagi membuat KTP di tempat lainnya, karena e-KTP pertamanya sudah tercatat secara elektronis.

Hal tersebut ditegaskan oleh Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, yang mengungkapkan bahwa Departemen Dalam Negeri sudah beberapa kali menggelar pertemuan untuk melakukan uji coba penerapan SIN. Uji coba sudah dijalankan di empat kota besar, yakni Jakarta, Denpasar, Padang, dan Jogjakarta. Dipilih empat karena anggaran tidak mencukupi.

Dan mulai 2010 inilah, menurut beliau lagi, sebagian besar kota besar dan provinsi di Indonesia sudah menggunakan SIN. Ini akan berlaku di 160 daerah otonom, termasuk Jakarta.

Ketika sistem itu berlaku, maka tidak hanya warga Indonesia berusia 17 tahun yang mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP). Tetapi, setiap WNI yang baru lahir di Indonesia, otomatis akan mendapatkan nomor tertentu kewarganegaraan.

"Nomor itu akan melekat pada dirinya selama hayat dikandung badan. Akan berakhir setelah dia meninggal," kata Foke di Mall Bellagio, Jakarta, Sabtu, 25 Juli 2009. Jadi, kata dia, nomor penduduk itu melekat di akte kelahiran sehingga otomatis akan digunakan saat masuk SD, SMP, SMA, dan seterusnya.

Artinya, dia menekankan banyak sekali hal yang bisa dibuat lebih efisien dengan SIN. Jadi, nantinya tidak mungkin lagi ada KTP ganda di Indonesia karena nomor cuma satu untuk tiap individu.

KPU juga tidak perlu ribut lagi menyusun daftar pemilih tetap (DPT) karena itu sudah merupakan bukti valid dan keabsahan seseorang sebagai warga negara untuk memilih. "Tinggal kesiapan teknis umur dan lain sebagainya yang memungkinkan dipilih atau memilih."

Lebih jauh lagi, menurut Foke, ini akan mensinkronkan dengan nomor pokok wajib pajak dan sosial security number untuk asuransi kesehatan. Buat yang miskin kita tidak perlu lagi bikin daftar warga miskin untuk raskin, pengobatan gratis, subsidi, dan pendidikan. Sumber



sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3384214

Yo...Ayo Baca Lagi...

Teroris di Aceh, Disiapkan Untuk ke Jakarta dan Bali

Jakarta – Sejumlah teroris yang berlatih di Aceh diduga sebagai upaya persiapan aksi terorisme di Jakarta dan Bali.

“Melakukan gerakan teror di Aceh terkait dengan persiapan teror di Indonesia dan selanjutnya masih berpotensi di Jakarta dan Bali,” ujar pengamat gerakan terorisme, Al ChaidarMenurutnya, aksi para terorisme di Aceh yang masih ada hubungannya dengan jaringan Al Qaeda sebagai bentuk ketidaksigapan kepolisian akibat berbagai pihak sedang terfokus dengan permasalahan seputar Century. Maka hal ini diangap para teroris sebagai momentum yang tepat untuk melakukan aksinya.

“Mereka masih terhubung dengan kelompok teroris Al Qaeda. Saya kira memang mereka selalu mencari kelemahan dari aparat yang tidak aware dan tidak alert, maka hasilnya mereka akan mudah melakukan aksinya,” kata dia.

Sebelumnya, kontak tembak terjadi setelah Brimob dan tim Densus 88 Antiteror mengepung pemukiman Lamkabeu sejak Selasa (2/3), karena lokasi tersebut dijadikan tempat pelarian kelompok bersenjata yang diduga jaringan kelompok Jalin, di Jantho kabupaten Aceh Besar.

Dalam kontak senjata tersebut, diakui kepolisian ada beberapa hal yang menyulitkan antara lain para teroris telah menguasai medan konflik dan berada di titik ketinggian yang sulit untuk dijangkau. Selain itu, mereka juga memiliki peralatan persenjataan yang cukup bagus.

Sumber:Inilah.com


Yo...Ayo Baca Lagi...

Kedatangan Obama ke Indonesia adalah Bencana bagi Bangsa Ini

Pada pertengahan Maret, namun waktu pastinya masih dirahasiakan oleh gedung putih, bahwasanya Presiden AS, Barrack Obama, akan berkunjung ke Indonesia. Kunjungan ini adalah merupakan kunjungan pertama Obama selaku Presiden AS dan merupakan tindak lanjut dari kunjungan yang telah diawali Hillary Clinton, awal 2009 lalu.Seperti yang dikatakan oleh Dino Patti Jalal, Staf Khusus Kepresidenan, bahwasanya Obama dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan secara resmi meluncurkan US-Indonesia Comprehensive Partnership, sebuah inisiatif di mana Amerika Serikat akan memperluas dan memperkuat hubungan dengan Indonesia untuk menangani isu-isu regional dan global. "Kami ingin ini menjadi hubungan yang lebih komprehensif, yang meliputi bidang-bidang seperti energi, lingkungan, kesehatan, ilmu pengetahuan dan teknologi, perdagangan, investasi, orang-ke-orang kontak dan banyak lainnya," katanya.

Rencananya Obama juga akan datang ke Yogyakarta, untuk melihat kraton Yogyakarta, UGM, Candi Borobudur, dan meninjau bengkel kereta api Balai Yasa Yogyakarta. Namun, Apakah kita patut sebagai warga negara Indonesia yang khususnya beragama islam merasa bangga dengan kedatangan Obama ini? Atau malah kita harus waspada? Apakah benar kedatanagan Obama ini akan memberikan keuntungan bagi Indonesia khususnya untuk umat islam ini?

HANYA SEKEDAR JANJI

Dalam kancah global, Pada saat Obama baru saja terpilih menjadi Presiden AS, ia menebar banyak janji-janji manis kepada umat islam. Obama menyatakan bahwa AS akan mengembangkan hubungan dengan dunia Islam dalam bentuk hubungan yang hangat, saling memahami dan atas dasar kepentingan yang sama. Ia juga mengatakan bahwa AS akan menghormati negara-negara Islam.

“Amerika menghormati negara-negara Islam. Karenanya, kita segera menyelesaikan masalah Irak. Amerika adalah teman semua negara.” (pidato kenegaraan pertama Obama, 20 Januari 2009).

Saat berkunjung ke Turki Obama menyampaikan pidato dihadapan parlemen Turki. "Saya katakan sejelas-jelasnya, Amerika Serikat tidak dan tidak akan pernah memerangi Islam. ”

Namun, semua yang dikatakan oleh Obama kepada umat islam ternyata hanyalah sekedar janji-janji manis belaka.

Contoh saja, Invasi (pembantaian) Gaza oleh Israel yang terjadi dari tanggal 28 Desember 2008 hingga 18 Januari 2009, yang telah menyebabkan sebanyak 1.400 orang lebih tewas dimana ratusan diantaranya dalah anak-anak, wanita dan orang tua; 5.000 orang terluka, termasuk 1.000 yang cacat seumur hidup, disamping kehancuran dahsyat akibat berbagai jenis senjata paling mutakhir negeri Zionis, itu sama sekali tidak disinggung dalam pidato kemenangannya. Saat invasi biadab Israel di Gaza itu, sikap Obama justru sangat kentara mendukung penuh negeri Zionis dengan dalih mempertahankan diri. Padahal tragedi itu lebih merupakan pembantaian penduduk Gaza oleh zionis Israel. Sampai saat ini, AS dengan Israel masih saling bersimbiosis mutualisme.

Sebelumnya, Obama juga pernah menyatakan dalam pidatonya pada Konferensi AIPAC 4 Juni 2008, “Biarkan saya jelaskan. Keamanan Israel adalah keramat. Hal ini tidak bisa dinegosiasikan.”

Obama juga pernah berjanji untuk menarik pasukannya dari Iraq, namun hingga sekarang belum dilakukan, malah pada awal Desember 2009, Obama justru memutuskan pengiriman pasukan tambahan sebanyak 30 ribu personel ke Afghanistan. Di sini kita bisa membaca, ketika Iraq sudah berhasil di jadikan pembantu sehingga tidak perlu lagi keberadaan militer AS, maka giliran Afghanistan yang akan dijadikan pembantu. Semua itu diakukan agar AS mampu menguasai sumber-sumber minyak disana.

Dari sini saja, kita bisa melihat kalau janji-janji yang disampaikan oleh Obama saat kampanye, hanyalah sekedar retorika cantik saja, tetapi sesungguhnya Obama sama dengan Bush, hanya saja, ia menggunakan soft power untuk mengahncurkan umat islam.
Kemudian, bagaimana dengan misi Obama di Indonesia?

BENCANA UNTUK INDONESIA

Indonesia adalah negara yang sangat menggiurkan. Indonesia memiliki potensi alam yang alam yang luar biasa. Indonesia memiliki kawasan hutan hujan tropis yang terbesar di Asia-Pasific, yaitu diperkirakan 1,148,400 kilometer persegi. Hutan Indonesia termasuk yang paling kaya keaneka ragaman hayati di dunia. Lingkungan Pesisir dan Kelautan di Indonesia Panjang seluruh garis pesisir di Indonesia mencapai 81,000 kilometer, ini adalah 14% dari seluruh pesisir di dunia. Indonesia adalah negara yang memiliki pesisir terpanjang di dunia. Ekosistem kelautan yang dimiliki oleh Indonesia sungguh sangat bervariasi, dan mendukung kehidupan kumpulan spesies yang sangat besar.

Dalam hal tambang, Indonesia penghasil 9,5% produksi tembaga dunia (#3 dunia setelah Chili dan USA), 40% produksi timah dunia (#2 dunia setelah China), 7% produksi nikel dunia (#6), 5% produksi emas dunia (#8), Penghasil batubara #9 di dunia yang volume ekspornya meliputi 18,75% ekspor batubara dunia. Di Papua saja terdapat 25 milyar pon tembaga (#3 dunia), 40 juta ons emas (#1 dunia) dan 70 juta ons perak, nilainya ditaksir sekitar USD 40 Milyar. (Sumber : Suara Merdeka, 10 Mei 2005)

Dari segi humaniora, Indonesia adalah negara dengan jumlah penganut agama islam terbesar di dunia. Hal ini lah yang menjadi daya tarik bagi barat. Seperti yang pernah dikatakan oleh Hillary Clinton, pada saat bertemu dengan SBY di Istana Merdeka, ”Indonesia adalah model bagaimana Islam, demokrasi, modernitas dan juga hak-hak wanita tumbuh bersamaan secara harmonis dalam satu negara. “

Berdasarkan nilai-nilai stratgis di atas, tentu Indonesia adalah negara yang sangat menarik sehingga wajar ketika ada kemungkinan bahwsanya AS sangat menggebu-gebu untuk mencokolkan pengaruhnya di Indonesia. Hal inilah yang perlu kita perhatikan.

Kedatangan Obama ke Indonesia bisa kita waspadai adalah dalam rangka memperkuat eksistensi AS di Indonesia dalam segala bidang. Seperti yang sudah dikatakan oleh Dinno Patti Jalal, AS dan Indonesia akan membuat perjanjian kerjasama komprehensip di segala bidang. Artinya, penjajahan AS berpotensi akan semakin terbuka lebar. Saat ini pun, setidaknya sudah ada 2 sektor yang telah dikuasai oleh AS.

Pertama, sektor ekonomi. AS adalah negeri pengeruk SDA terbesar di Indonesia. Tambang Emas di papua yang saat ini dikeruk oleh freeprot, 90 % keuntungannya masuk ke AS. Blok Natuna yang diperkirakan memiliki kandungan gas hingga 222 TCF (triliun kubik kaki), 76% dimiliki oleh ExxonMobil. Blok Cepu yang diprediksi memiliki kandungan minyak lebih dari 600 juta barel (senilai Rp 648 T dengan asumsi harga minyak perbarel $120), sehingga bisa menjadi andalan bahan bakar minyak (BBM) Indonesia, 45% dimiliki oleh ExxonMobil. Selain itu, masih ada banyak perusahaan major AS yang secara keseluruhan menguasai 90 % minyak, dan gas, seperti Total Fina Elf, BP Amoco Arco, Texaco, Conoco, Repsol, Unocal, Santa Fe, Gulf, Premier, Lasmo, Inpex dan Japex.

Kedatangan Obama akan semakin memperkuat pengerukan SDA di Indonesia. Atas nama investasi, AS akan merampok sedikit demi sedikit kekayaan alam kita. Salah strategi yang akan dilakukan oleh AS adalah dengan cara menyuntikan virus-virus ide riba ke dalam dunia pendidikan tinggi di Indonesia. AS akan meperbanyak jumlah beasiswa bagi mahasiswa Indonesia untuk diajarkan teori kapitalis di AS. Setelah di cuci otaknya di AS, mereka yang mendapatkan studi di AS kemudian akan dikembalikan ke Indonesia untuk mengajarkan teori-teori kapitalis di kampus-kampus. Saat ini, hampir semua Fakultas Ekonomi di seluruh Indonesia mengajarkan akan teori-teori kapitalis yang sarat dengan riba. Sehingga, para sarjana ekonomi nantinya diharapkan akan menerapkan ilmu riba nya di dunia Industri dan kenegaraan. Para doktor lulusan AS, telah banyak berhasil ditempatkan pada kursi-kursi pengambil kebijakan negara. Contoh saja untuk saat ini adalah Prof. Boediono(Wapres RI), Sri Mulyani(Mneteri Keuangan), Mari Elka Pangestu (Menteri Perdagangan), dan masih banyak lagi sejumlah ekonom di DPR maupun lembaga-lembaga kenegraan lainnya.

Dengan ditempatkannya para ahli ilmu riba di kampus-kanpus dan institusi-institusi negara, ide privatisasi menjadi mudah untuk diterapkan. Produk-produk kapitalis, seperti Bursa saham, bursa valas, dan perekonomian yang bertumpu pada perbankan, menjadi tetap bercokol di bumi zamrud khatulistiwa ini. Sekarang, hampir di seluruh ranah kehidupan, riba telah mendarah daging di tubuh umat islam.

Kedua, sektor pemikiran. Penjajahan di sektor ini diwujudkan dalam bentuk perusakan Aqidah dan budaya. Untuk perusakan Aqidah, AS melalui agen-agennya menanamkan ide-ide sekularisme, pluralisme, dan liberalisme.

Sekularisme ialah paham yang berpendapat bahwa urusan agama harus dipisahkan dengan urusan kehidupan. Pluralisme ialah paham yang berpendapat bahwa semua agama itu sama baiknya. Sedangkan, liberalisme ialah paham yang identik dengan kecintaan pada kebebasan dalam hidup. Ketiga paham inilah yang telah merusak umat islam yang ada di Indonesia.

Strategi AS untuk lebih menanamkan 3 ide tersebut di Indonesia adalah dengan cara memperbanyak pemberian beasiswa bagi para santri atau tokoh cendikiawan muslim untuk bisa mengenyam pendidikan Islam di AS. Mereka dicuci otaknya di AS, kemudian dikembalikan ke Indonesia untuk menyebarkan paham sekularisme, pluralisme, dan liberalisme ini.

Alhasil, munculah kelompok-kelompok, seperti Jaringan Islam Liberal, Aliansi untuk Kebebasan Berkeyakinan dan Beragama, yang dengan gencar menanamkan pemikiran-pemikiran liberal. Selain itu, di tataran parlemen pun, dalam membuat produk-produk hukum, selalu menggunakan paradigma sekular bahwsanya ide-ide dari Al Qur’an dan Al Hadits, tidak bisa menjadi dasar utamanya.

Dalam aspek budaya, AS bermanuver dengan cara menyebarkan gaya hidup modern yang serba hedonis. Budaya buka aurat dan kemewahan telah merasuk ke dalam tubuh kebayakan umat islam. Pacaran, berzina, dugem, telah menjadi trend juga bagi para pemuda muslim di Indonesia.

Strategi yang dilakukan oleh AS adalah dengan cara menguasai media cetak dan telivisi. Penguasaan media ini bisa secara langsung maupun tidak langsung. Jika secara langsung, AS, melalui agen-agennya memberi dana secara langsung kepada media cetak dan telivisi yang berpengaruh di Indonesia. AS meminta agar program-program acaranya disiarkan atau diberitakan. Jika secara tidak langsung, strategi yang dilakukan adalah dengan cara cuci-otak. Para jurnalis, atau sutradara, diberi beasiswa ke AS. Mereka mengenyam pendidikan disana sekaligus mengamati gaya hidup disana. Setelah mereka pulang, apa yang diamati di AS, mereka terapkan di dunia perfilman dan periklanan.

Alhasil, budaya-budaya jahilyah gaya baru menjadi merebak ke seluruh pelosok Indonesia dengan kekuatan media tersebut. Saat ini, banyak tayangn-tayangan di televisi, seperti sinetron, reality show, yang telah mengajarkan budaya barat yang jahiliah.

Semua itu dilakukan untuk mengokohkan pengaruh AS sehingga AS bisa menguasai sumber-sumber ekonomi, menciptakan ketergantungan, dan menghancurkan identitas bangsa.

Oleh karena itu, sungguh menyedihkan bagi umat islam, ketika Obama, seorang pemimpin penjajah paling kejam ini disambut dengan gegap gembita seperti seorang artis, apalagi kalau negeri ini sampai mengemis-ngemis. Kepada penjahat lagi.. Parah sekali.

Tinjauan Islam

Secara de facto, Amerika Serikat adalah negara yang secara nyata memerangi umat islam, baik melalui perang fisik, maupun perang pemikiran. Dan, Barrack Obama adalah pemimpin negara Paman Sam ini, yang dimana ia juga tidak beragama islam, alias kafir. Sedangkan di dalam islam, kita dilarang bertumpu kepada orang-orang kafir.
Allah berfirman :

”Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin, Inginkah kamu mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu) ? [An Nisaa’ : 144]”

Bahkan kepada kafir Harbi (kafir yang menyerang Islam), malah kita wajib memeranginya. Allah SWT Berfirman bersabda,

“Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu dan janganlah melampaui batas karena sesungguhnya Allah tidak mencintai orang-orang yang melampaui batas (190).

Dan bunuhlah mereka di mana saja kalian berjumpa mereka dan usirlah mere ka dari tempat mereka mengusir kalian dan kesyirikan itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan. Dan janganlah kalian memerangi mereka di Masjidil Haram kecuali jika mereka memerangi kalian di tempat itu. Jika mereka memerangimu di tempat itu maka perangilah. Demikianlah balasan bagi orang-orang yang kafir”. (QS. Al Baqoroh 2 : 190-191)

Amerika Serikat adalah negara yang telah menampakkan perang terhadap kaum Muslimin, oleh karena itu umat islam pun harus memeranginya. Jika di Iraq, Afghanistan, dan Pakistan, adalah perang secara fisik, di Indonesia adalah perang secara pemikiran. Umat Islam di Indonesia harus berani melawan pemikiran sepilis, kapitalis yang diusung barat, dengan cara mewacanakan lebih masif idiologi islam. Karena sesungguhnya, Amerika Serikat sangat takut akan kebangkitan umat Islam.

Umat islam di Indonesia pun harus sadar tentang yang diinginkan orang-orang kafir. Pertama, mereka menginginkan kita menjadi kafir seperti mereka. Alloh swt berfirman :
”Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka...”(Al Baqoroh [2]: 120)

Kedua, mereka ingin melihat kaum muslim merasa sedih dan menderita.

”…mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi…. (QS Ali Imran 3 : 118)”

Ketiga, mereka ingin memadamkan cahaya Allah (SWT). Allah SWT berfirman :
”Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan- ucapan) mereka..”(QS. At Taubah [9] : 32)

Penutup

Kesimpulannya, kedatangan Obama ke Indonesia ini akan menjadi bencana apabila seluruh komponen bangsa ini, khususnya umat islam, tidak mau kritis dan waspada dalam menanggapi kedatangannya, pemerintah mengiyakan keinginan AS, sehingga AS dapat melancarkan agenda-agenda penjajahannya di Indonesia, baik penjajahan ekonomi, maupun pemikiran. Oleh karena itu, kaum muslimin tidak boleh terpukau dan menyambut kedatangan Obama dengan gegap gempita, dan menolak semua tawaran agenda-agenda AS di Indonesia. Setelah itu, bangkitkan umat dengan pemahaman idiologi Islam. Hanya Islam lah solusi bagi negeri ini. Wallahu a’lam bi showab.


Yo...Ayo Baca Lagi...

Kota Solo Siap Jadi Ibu Kota Provinsi Jateng

Kota Solo siap untuk dijadikan ibu kota Provinsi Jawa Tengah untuk menggantikan Semarang. Menurut Wali Kota Solo Joko Widodo, bentuk kesiapan Kota Solo untuk menjadi ibu kota provinsi tersebut antara lain berupa ketersediaan sarana dan prasarana. "Apa yang tidak ada di Solo? Semuanya ada. Tetapi, untuk menggantikan Semarang sebagai ibu kota, semuanya terserah kepada keputusan politik DPRD Jawa Tengah dan Gubernur," tutur Joko Widodo kepada wartawan, Rabu (3/3).

Meski rencana tersebut saat ini baru dalam tahap wacana, tetapi pihak eksekutif dan legislatif Kota Solo menyambut positif wacana tersebut. Joko Widodo juga menegaskan bahwa Kota Solo sangat berpotensi untuk dikembangkan menjadi ibu kota provinsi.

"Apalagi, sarana dan prasana sudah lengkap, ditambah dengan perputaran ekonomi Solo juga tidak kalah dengan Semarang," ujarnya.

Wacana pemindahan ibu kota Provinsi Jawa Tengah dari Semarang ke Kota Solo tersebut muncul dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRW) Jateng 2009-2029. Dalam raperda tersebut terbuka peluang dilakukannya pemindahan ibu kota provinsi dari Kota Semarang. Dan Panitia Khusus (Pansus) Raperda RTRW menilai Kota Solo menjadi salah satu kota alternatif untuk menggantikan Semarang sebagai ibu kota provinsi.

Tanggapan positif juga datang dari kalangan legislatif. Ketua DPRD Kota Solo YF Sukasno pada kesempatan berbeda mengatakan, Solo sangat mendukung untuk dijadikan ibu kota provinsi.

Sementara itu, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (F-PPP) DPRD Jawa Tengah tidak sependapat atas wacana pemindahan ibu kota Provinsi dari Semarang ke Surakarta. Sebab, masalah perpindahan ibu kota provinsi tidak masuk dalam draf rancangan peraturan daerah (raperda) yang tengah digodok Panitia Khusus (Pansus) Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) bersama eksekutif.

Menurut Wakil Ketua F-PPP DPRD Jawa Tengah Istajib, fraksinya tak sependapat apabila ibu kota Provinsi Jawa Tengah di Semarang harus dipindahkan ke Surakarta. "Semarang harus dipertahankan sebagai ibu kota Provinsi Jawa Tengah," kata Istajib di Semarang, Rabu (3/3). (Endang Kusumastuti/ Pudyo Saptono)


Yo...Ayo Baca Lagi...

Ini dia penyebab ricuh Paripurna


Jakarta - Kericuhan dalam Sidang Paripurna DPR hari ini ternyata dipicu oleh interupsi salah seorang politisi Partai Demokrat yang menyatakan pihaknya memiliki novum (bukti baru) kasus Bank Century."Tadi ada anggota Demokrat sampaikan novum itu. Harusnya diserahkan tadi malam saat rapat Pansus. Bukan sekarang," kata politisi PKB Lily Wahid di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (2/3).

Ketika politisi Demokrat itu menginterupsi, semua mic di meja anggota Dewan mati.

Setelah itu, politisi Golkar Markus Narif maju dan naik podium pimpinan kemudian membanting buku warna putih sehingga gelas berisi air di hadapan Ketua DPR Marzuki Alie tumpah.


Yo...Ayo Baca Lagi...